Prediksi PM2.5

Partikulat (PM2.5) adalah partikel udara yang berukuran lebih kecil dari 2.5 mikron (mikrometer).

Nilai Ambang Batas (NAB) adalah batas konsentrasi polusi udara yang diperbolehkan berada dalam udara ambien. NAB PM2.5 selama 24 jam adalah 55 µg/m3.

Hasil pengolahan data menunjukkan bahwa konsentrasi PM2.5 untuk 3 (tiga) hari ke depan, tanggal 1 - 3 Oktober 2026 di Provinsi Papua Barat dan Papua Barat Daya adalah sebagai berikut.

1. Tanggal 1 Oktober 2026

* SEDANG (15,6-55,4 µg/m3) : Kota Sorong, Manokwari, Manokwari Selatan, Maybrat, Pegunungan Arfak, Raja Ampat, Sorong, Sorong Selatan, Tambrauw, Teluk Wondama.

* TIDAK SEHAT (55,5 - 150,4 µg/m3) : Fak-fak, Kaimana, Teluk Bintuni.

2. Tanggal 2 Oktober 2026

* SEDANG (15,6-55,4 µg/m3) : Kota Sorong, Manokwari, Manokwari Selatan, Maybrat, Pegunungan Arfak, Raja Ampat, Sorong, Sorong Selatan, Tambrauw, Teluk Wondama.

* TIDAK SEHAT (55,5 - 150,4 µg/m3) : Fak-fak, Kaimana, Teluk Bintuni.

3. Tanggal 3 Oktober 2026

* SEDANG (15,6-55,4 µg/m3) : Kota Sorong, Manokwari, Manokwari Selatan, Maybrat, Pegunungan Arfak, Raja Ampat, Sorong, Sorong Selatan, Tambrauw, Teluk Wondama.

* TIDAK SEHAT (55,5 - 150,4 µg/m3) : Fak-fak, Kaimana, Teluk Bintuni.

Demikian disampaikan, terima kasih.

Analis On Duty: Shelin Melinda, S.Tr

PENGAMATAN PM2.5

Yth. SobatKU Pengguna Informasi MKKuG

Berikut kami sampaikan Analisis Konsentrasi Partikulat PM2.5 Harian di Kota Sorong.

Partikulat (PM2.5) adalah partikel udara yang berukuran lebih kecil dari 2.5 mikron (mikrometer).

Nilai Ambang Batas (NAB) adalah batas konsentrasi polusi udara yang diperbolehkan berada dalam udara ambien. NAB PM2.5 selama 24 jam adalah 55 µg/m3.

Hasil analisis data konsentrasi PM2.5 adalah sebagai berikut:

Konsentrasi PM2.5 di Kota Sorong pada tanggal 29 - 30 September 2026 secara umum berada pada kategori Sedang - Tidak Sehat dengan detail sebagai berikut:

* Rata-rata konsentrasi sebesar 68,32 µg/m³.

* Konsentrasi Terendah sebesar 40,3 µg/m³ (Kategori Sedang) terjadi pada tanggal 30 September 2026 pukul 06.00 WIT.

* Konsentrasi Tertinggi sebesar 93,6 µg/m³ (Kategori Tidak Sehat) terjadi pada tanggal 28 September 2026 pukul 11.00 WIT

* Peningkatan konsentrasi terjadi pada pagi hingga siang (09.00 - 12.00 WIT) dan malam hari (19.00 - 22.00 WIT)

Demikian disampaikan, terima kasih.

Contact Us:

Stasiun Pemantau Atmosfer Global Sorong

Jalan Sungai Remu KM.08 Malaingkedi, Kota Sorong, Papua Barat

Website: gawsorong.id

Telp/WA: 08114807715

Email: stasiunpagsorong@gmail.com

Instagram: spag_sorong

Facebook: Stasiungawsorong

Hormat Kami,

Stasiun PAG Sorong

Analis On Duty: Alif Putra Cakra Abimanyu, S.Tr.Klim

Gempa Bumi
30 Sep 2026, 17:58:51 WIB
4.7 Magnitudo
10 km kedalaman
10.02 LS - 123.65 BT
Pusat gempa berada di laut 26 km Barat Kab. Kupang
News Event

-Jum’at, 18 September 2026-

BMKG Stasiun Pemantau Atmosfer Global (PAG) Sorong menghadiri undangan Kegiatan Pelatihan Usaha Tani Berkualitas (Petatas) yang diselenggarakan oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua Barat Daya pada hari ini, tepatnya Jum’at, 18 September 2026. Dalam giat tersebut, Harashta Yuqdha Anzar, S.Tr.Klim selaku Plh Ketua Tim Bidang Data dan Informasi berkesempatan sebagai narasumber menyampaikan Materi Bertajuk “Pemanfaatan Data Prediksi Cuaca dan Iklim dalam Pertanian”.

BMKG berharap melalui kegiatan ini, para pelaku usaha tani dapat semakin memahami dan memanfaatkan informasi prediksi cuaca dan iklim sebagai dasar dalam menentukan waktu tanam, mengelola kegiatan pertanian, serta mengantisipasi potensi cuaca ekstrem. Dengan pemanfaatan informasi tersebut, diharapkan risiko gagal panen dapat diminimalkan dan produktivitas serta kualitas hasil pertanian dapat meningkat.

🌦️ Kenali Cuacanya, Rencanakan Taninya, Tingkatkan Hasilnya!

Humas on duty : AS & TK

#BMKG

#PAGSorong

#InfoBMKG

#SPAGSorong

#UsahaTaniBerkualitas

Humas On Duty: Ayu Diah Syafaati, S.Si

Informasi Spasial

Prakiraan Angin

Informasi Iklim

Hari Tanpa Hujan

Prakiraan Tinggi Gelombang

Potensi Kebakaran Hutan

Citra Satelit

Denah Lokasi


"